Sabtu, 11 Februari 2012

BAKSO / BASO

 



     Bakso atau Baso adalah jenis bola daging yang paling lazim dalam masakan Indonesia. Bakso umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka, akan tetapi ada juga baso yang terbuat dari daging ayam, ikan, atau udang. Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mi, bihun, taoge, tahu, terkadang telur, ditaburi bawang goreng dan seledri. Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia; dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran besar. Berbagai jenis bakso sekarang banyak di tawarkan dalam bentuk makanan beku yang dijual di pasar swalayan dan mall-mall. Irisan bakso dapat juga dijadikan pelengkap jenis makanan lain seperti mi goreng, nasi goreng, atau capcai. 


Pembuatan bakso terdiri dari tahap:

1. Pemotongan daging.
2. Penggilingan daging (bisa dengan menggunakan mesin penggiling daging/meat mincer).
3. Penghalusan daging giling sekaligus pencampuran dengan bahan pembantu dan bumbu, pencampuran dengan tepung tapioka (bisa dengan menggunakan mesin blender industri).
4. Pembentukan bola-bola bakso (bisa secara manual maupun secara otomatis memakai mesin pencetak bakso).
5.  Perebusan.


Proses Pembuatan :

  • Siapkan bahan-bahan sebagai berikut :
  • Daging sapi 1kg
  • Tepung tapioka 300 gram
  • Es Batu 200 gr
  • Phosmix MP 2 gr
  • Lada halus 2 gr
  • MSG 5 gr
  • Garlic Powder sesuai selera
  • Garam 18 gr
  • Daging dipotong 10 x 5 x 5 cm.
  • Daging digiling dengan menggunakan mesin penggiling daging /Meat Mincer.
  • Daging gilingan dimasukkan ke dalam blender industri bersama dengan sebagaian dari es, prosmix mp, garam, lada halus, MSG, dan Garlic Powder.
  • Campuran tersebut dihaluskan selama 5 menit.
  • Tepung tapioka dan sisa es ditambahkan ke dalam blender industri, dan semua campuran dihaluskan sampai halus.
  • Setelah halus, adonan bakso ini dibulat-bulatkan dengan menggunakan tangan dan diambil dengan sendok. Ukuran daging disesuaikan dengan selera, bisa besar, kecil, atau sedang. Bisa juga menggunakan mesin pencetak bakso.
  • Bola-bola daging yang terbentuk langsung dimasukkan ke dalam air hangat (air hangat ini belum mendidih atau sekitar suhu 60-80  derajat Celsius).
  • Bila sudah terapung dalam air, bola-bola bakso ini diangkat. Bila akan dikonsumsi langsung, bakso tersebut didinginkan sebentar, lalu direbus lagi sampai matang (sekitar 10 menit).
  • Bila akan disimpan, dapat disimpan direfrigerator untuk jangka waktu sebentar.
  • Apabila ingin disimpan dalam jangka waktu yang lebih lama, bisa dikemas dengan menggunakan mesin pengemas vakum/Vacuum Packaging Machine. Lalu disimpan dalam freezer. Direbus kembali bila akan dikonsumsi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar